Sabtu, 18 April 2009
Kamis, 19 Februari 2009
Cover Prosol - Really-really inspired by Concept Magz

Cover yang paling cape yang pernah dibuat seorang diri...
tp keren sich... bener2 ngambil ide Concept Magz... Jadi agak plagiat, huhu, (malu mode on)
Nyontek2 ide orang tp bikinnya cape abis...

Senin, 02 Februari 2009
Kamis, 29 Januari 2009
Playing With Google Earth
Google Earth merupakan program yang menjalankan animasi globe virtual, peta, dan informasi geografis. Program ini pertama kali dinamai Earth Viewer pada tahun 2004. Gambaran peta bumi dengan posisi yang sangat tepat ini diperoleh dari gambaran satelit, fotografi udara, dan GIS 3D globe (Wikipedia, 2009).
Kemarin, gw bermain-main dengan program google earth bersama cc gw yang ada di jepang. Permainannya adalah menemukan letak apartmen cc gw. Berbekal informasi cc gw yang sepotong2, gw mencoba menerka-nerka ini di sini dan ini di situ (cc gw gak melihat google earthnya)...
Pertama, gw mencari telak kepulauan shikoku di jepang.
Setelah streaming mendekati selesai, gw mencari letak kota matsuyama...
Hm dari atas, kok cuman ada ijo-ijo semua, trus gw zoom lagi nunggu streaming..
Nah gw melihat matsuyama castle, sepertinya gw pernah mendengar castle itu... tanya-tanya cc gw..
Katanya apartemen nya deket aitem... Waduh, makanan apaan tuch aitem??? gw coba cari-cari ternyata aitem itu adalah

trus dilanjutkan mencari eki... Ternyata eki itu adalah stasiun kereta... Lama juga nyarinya...
Setelah panjang lebar, akhirnya gw menebak-nebak apartmen cc gw.. Hehe
Nah dari gambar di bawah ini, tempat cc gw dah gak jauh.. Melelahkan permainan ini, hoho...
Buat maen-maen, sekali-sekali boleh lah.. hehe
Sabtu, 24 Januari 2009
Selasa, 06 Januari 2009
Minggu, 04 Januari 2009
Bless me Dad
I afraid what will happen...
I've been worked and studied for it...
I let my Dad take over it for me...
Because He is the greatest engineer in this world...
He is the One who created the microbe,
so He must have known the metabolism of His creature, right?
I hope He will whisper me the keys tomorrow...
In the name of my Dad, Jesus, I pray...
Amin...
Kamis, 01 Januari 2009
Menghukum tanpa Kekerasan
Berikut ini adalah cerita masa muda Dr. Arun Gandhi (cucu dari Mahatma
Gandhi)
Waktu itu Arun masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua disebuah lembaga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Mahatma Gandhi, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika selatan. Mereka tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tidak heran bila Arun dan dua saudara perempuannya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.
Suatu hari ayah Arun meminta Arun untuk mengantarkan ayahnya ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan Arun sangat gembira dengan kesempatan ini. Tahu bahwa Arun akan pergi ke kota, ibunya memberikan daftar belanjaan untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, ayahnya juga minta untuk mengerjakan pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel.
Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, "Ayah tunggu kau disini jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama. ". Segera Arun menyelesaikan pekerjaan yang diberikan ayahnya.
Kemudian, Arun pergi ke bioskop, dan dia benar-benar terpikat dengan dua permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam menunjukkan pukul 17:30, langsung Arun berlari menuju bengkel mobil dan terburu-buru menjemput ayahnya yang sudah menunggunya sedari tadi. Saat itu sudah hampir pukul 18:00.
Dengan gelisah ayahnya menanyakan Arun "Kenapa kau terlambat?".
Arun sangat malu untuk mengakui bahwa dia menonton film John Wayne sehingga dia menjawab "Tadi, mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu". Padahal ternyata tanpa sepengetahuan Arun, ayahnya telah menelepon bengkel mobil itu. Dan kini ayahnya tahu kalau Arun berbohong.
Lalu Ayahnya berkata, "Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran kepada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, ayah akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik- baik.".
Lalu, Ayahnya dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya mulai berjalan kaki pulang ke rumah. Padahal hari sudah gelap, sedangkan jalanan sama sekali tidak rata. Arun tidak bisa meninggalkan ayahnya, maka selama lima setengah jam, Arun mengendarai mobil pelan-pelan dibelakang beliau, melihat penderitaan yang dialami oleh ayahnya hanya karena kebodohan bodoh yang Arun lakukan.
Sejak itu Arun tidak pernah akan berbohong lagi.
*Pernyataan Arun:*
"Sering kali saya berpikir mengenai episode ini dan merasa heran. Seandainya Ayah menghukum saya sebagaimana kita menghukum anak-anak kita, maka apakah saya akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai tanpa kekerasan? Saya kira tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah kekuatan tanpa kekerasan."
Jumat, 26 Desember 2008
Amazing True Story....
Suatu hari bos Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air dirumahnya. Kran itu selalu bocor hingga dia kawatir anaknya terpeleset jatuh . Atas rekomendasi seorang temannya , Mr. Benz menelpon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya . Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk . Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelpon adalah bos pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman .
Satu hari setelah ditelpon Mr.Benz , pak tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi . Bos Mercy-pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara pak tukang ledeng .
Pada hari yang telah disepakati , si tukang ledeng datang ke rumah Mr.Benz untuk memperbaiki kran yang bocor . Setelah kutak sana kutak sini , kranpun selesai diperbaiki dan pak tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya .
Sekitar 2 minggu setelah hari itu , si tukang ledeng menghubungi Mr.Benz untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar-benar beres atau masih timbul masalah ? Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng . Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran dirumahnya sudah benar-benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan pak tukang ledeng .
Tahukah anda bahwa beberapa bulan kemudian mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya ? Ya , namanya Christopher L.Jr . Saat ini beliau adalah General manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !
Jangan lupa dan aplikasikan dalam tingkah laku sehari hari :
1. Masukkan hanya informasi dan nasehat bergizi untuk otak kita . Jangan pernah memberinya sampah.
2. Jangan sampai rasa takut mengalahkan kita. Hadapi masalah face to face
3. Tersenyumlah dengan tulus hingga gigi kita terlihat dan Jadilah orang yang menyenangkan.
4. Selalu tambahkan keju sebagai pelayanan terbaik walaupun itu tidak diminta.








